Finis Ketiga, Sainz: Aku Belum Tunjukkan 100 Persen Kemampuanku

Carlos Sainz naik podium di Formula 1 Grand Prix Arab Saudi 2022. Pembalap Ferrari itu melintasi garis finis di posisi ketiga di belakang Max Verstappen dan Charles Leclerc.
Meski senang dengan hasil di GP Arab Saudi, Sainz mengaku tidak bermain 100 persen. Bahkan, Sainz telah memperingatkan Verstappen dan Leclerc untuk mewaspadainya.
1. Sainz kembali sebagai 'penonton' duel Leclerc-Verstappen

Carlos Sainz sekali lagi menjadi "penonton" dalam pertarungan memperebutkan tempat pertama. Pembalap Spanyol itu kembali berada di belakang Leclerc dan Verstappen, yang saling berhadapan dalam dua balapan pertama musim Formula 1 2022.
Bedanya, Verstappen gagal finis di GP Bahrain karena masalah sistem bahan bakar, yang membuat Sainz finis runner-up. Namun, di Grand Prix Arab Saudi, Sainz harus puas di posisi ketiga.
2. Masih belum 100% potensi, peringatkan Leclerc dan Verstappen

Meski begitu, Sainz bangga dengan prestasinya di GP Arab Saudi. Bahkan, dia telah memperingatkan Verstappen dan Leclerc bahwa akan ada banyak potensi yang dikeluarkan untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.
"Saya masih belum 100%, tapi yang penting tetap dapat poin dan naik podium hingga kembali 100%. Kemudian, saatnya bergabung dengan mereka (Verstappen dan Leclerc) memperebutkan pole position," kata Sainz. Berita Balapan 365.
3. Sainz bisa mencetak banyak poin di dua balapan Formula 1 2022

Meski tertinggal dua poin dari rekan setimnya, Sainz yakin dia bisa mendapatkan banyak poin dari dua balapan pertamanya. Sainz berada di urutan kedua dalam klasemen dengan 33 dan 12 poin, menurut angka Formula 1, di belakang Leclerc yang duduk di puncak klasemen.
“Saya jelas sekarang. Ini memberi saya kesempatan fantastis untuk sepenuhnya memahami betapa saya perlu beradaptasi dan seberapa banyak saya perlu membuat mobil saya lebih sesuai dengan keinginan saya. Saya pikir hari ini (Minggu) kami menuju ke kanan. langkah kecil ke arah itu," kata Sainz.
4. Leclerc menikmati pertandingan Verstappen meski kecewa karena gagal menang

Leclerc, di sisi lain, kecewa tidak finis di GP Arab Saudi sebagai juara. Bahkan, ia memimpin balapan selama beberapa lap dan akhirnya dikalahkan Verstappen di lap 47.
Meski begitu, pembalap asal Monaco itu mengaku menikmati pertarungan sengit antara dirinya dan Verstappen. Leclerc juga menganggap pertandingannya melawan Verstappen adalah pertandingan yang intens dan "bersih".
“Itu adalah balapan yang cerdas, tetapi itu tidak cukup hari ini. Namun, saya sangat menikmati balapan. Kami berada di sirkuit jalanan dan kami saling mendorong hingga batasnya. Itu adalah balapan yang sulit, tetapi juga cukup adil. Setiap balapan harus seperti ini," kata Leclerc seperti dikutip F1i.
5. Formula 1 akan kembali ke Australia setelah absen selama dua musim

Formula Satu akan mengambil cuti seminggu sebelum kembali ke balap Australia. Albert Park telah absen selama dua musim karena pandemi COVID-19. Grand Prix Australia rencananya digelar pada 8-10 April 2022.
Pembalap terakhir yang memenangkan Grand Prix Australia adalah Valtteri Bottas pada 2019. Saat itu, Bottas masih bersorak untuk Mercedes. Jadi, siapa yang akan menang musim ini?